PENGEMBANGAN PAKET BERGAMBAR DAN PENERAPAN MODEL STRUCTURE LEARNING APPROACH (SLA) UNTUK MELATIH
Written by Ni Wayan Suarniati*)
Friday, 12 November 2010
PENDAHULUAN
Perkembangan aspek sosial siswa menjadi sangat penting dalam penyesuaian sosial anak Sekolah Dasar. Para ahli psikologi melabelkan masa ini sebagai usia berkelompok, usia kreatif dan usia penyesuaian diri, yaitu suatu masa- dengan perhatian utama anak tertuju pada keinginan- untuk diterima oleh teman-teman sebaya sebagai anggota kelompok, terutama kelompok yang bergengsi dalam pandangan mereka. Oleh karena itu anak selalu ingin menyesuaikan diri dengan standar kelompok dalam berpenampilan, berbicara maupun berperilaku.
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH: SEBUAH PERGULATAN ANTARA REALITA DENGAN HARAPAN*
Written by Dr. Drs. Widodo, S.H., M.H.
Wednesday, 29 October 2008
A.PENDAHULUAN
Pendidikan adalah segala usaha yang ditujukan agar manusia dapat mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran dan/atau cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat.[1] Proses tersebut merupakan kegiatan yang mulia dan selalu mengandung kebajikan, dan selalu berwatak netral.[2] Pembangunan di bidang pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Pembangunan pendidikan sangat penting karena perannya yang signifikan dalam mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.[3] Dengan demikian, peranan penting pendidikan dalam membangun karakteristik manusia yang unggul dan tangguh. Pendidikan dapat digunakan sarana untuk membina jati diri bangsa dan identitas kita, memupuk karakter bangsa, dan memperkuat wawasan kebangsaan.[4]
*Disajikan dalam acara Pendidikan dan Pelatihan Nasional dengan tema “Optimalisasi Program Pembelajaran Bermakna dalam Konteks Peningkatan Mutu Pendidikan Menuju Standarisasi Nasional Pendidikan (SNP)”, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi bekerjasama dengan Mega Pos, di Gedung Wanita “Paramitha Kencana” Banyuwangi, tanggal 12 Oktober 2008.
[1] Tim Dosen IKIP Malang, Dasar-Dasar Kependidikan, Usaha Nasional, Suranaya, 1989, p. 35.
[2] William F. O’Neil, Ideologi-Ideologi Pendidikan. Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 1981, p. x.
Accelerated Learning dan Implementasinya di Indonesia
Written by Dra. Shofiatul Azmi, M.Pd
Thursday, 18 September 2008
Abstrak: Accelerated Learning (AL) adalah salah satu cara belajar alamiah yang diyakini mampu menghasilkan “tokoh orisinil” dalam menghadapi era kesemrawutan. Karena AL pada intinya adalah filosofi pembelajaran dan kehidupan yang mengupayakan demekanisasi dan memanusiakan kembali proses belajar, serta menjadikan pengalaman bagi seluruh tubuh, pikiran, dan pribadi (Meier,2000). Accelerated Learning memiliki ciri cenderung: luwes, gembira, banyak jalan, mementingkan tujuan bekerjasama, manusiawi, multi indrawi, bersifat mengasuh, mementingkan aktivitas, melibatkan mental, emosional dan fisik serta lebih mengutamakan hasil, bukan sarana atau metode tertentu. Metode apapun yang dapat mempercepat dan meningkatkan pembelajaran, bisa dimasukkan dalam metode Accelerated Learning